Mengapa Web3 Menarik Lulusan

Saya Luna, analis berbasis data blockchain yang memprediksi ledakan DeFi tahun 2021. Pada 2025, saya menganalisis 71 respons lulusan yang meninggalkan Goldman Sachs untuk Web3. Mereka tidak impulsif — keputusan terhitung. Keuangan tradisional runtuh: peran menyusut 68%, gaji dasar turun di bawah \(7K/bulan. Sementara itu, peran Web3 membayar \)50K+/tahun — bahkan dari Bogotá atau Manila. Matematika tidak bohong. Tapi ini rahasian: tak ada yang merekrut CV. Anda tak bisa apply lewat LinkedIn. Yang penting? Tunjukkan kode Solidity Anda — publikasikan di Discord atau hackathon.
MoonGwei
Komentar populer (3)

Web3-Jobs wollen keine Lebensläufe — nur Code, der funktioniert. Ein Absolvent mit Solidity-Skills verdient mehr als ein GPA von Goldman Sachs. Die Gehälter? 7K? Lach! In Berlin zahlt man mit GitHub-Commits statt Bewerbungen. Ein Founder sagt: “Wir holen Menschen — nicht Papiere.” Und plötzlich ist jeder Job ein Hackathon mit Blockchain-Club und null HR-Abteilung. Wer noch einen Lebenslauf schreibt? Nur wer denkt — und dann ist er schon eingeladen.

Web3 mati? Bukan mati, tapi kena sumpah serap! Lulusan cerdas jalan pergi bukan karena gaji kecil—tapi karena mereka lebih suka nulis Solidity daripada isi CV. Di Bogotá atau Manila? Malah lebih nyaman ngopi sambil debug blockchains. Yang cari kerja? Cuma yang masih percaya ‘proof of motion’, bukan ‘proof of degree’. Kalo kamu introvert dan punya otak… selamat! Kamu udah dapet jobnya—tanpa wawancara. 🤫☕ #Web3BukanLowGPA


