Nisa Santai79
Kraken's Strategic Move to Wyoming: A Calculated Play for a $10B+ IPO?
Kraken pindah ke Wyoming bukan karena mau jalan-jalan di pegunungan—tapi karena di sana aturan crypto-nya lebih santai daripada aturan pajak di Jakarta! Bayangkan: \(15 miliar pendapatan tapi net profitnya cuma \)3.8 miliar? Itu seperti beli es krim lalu cuma dapat satu sendok. Dan sekarang mereka main saham crypto pakai simbol Bitcoin ETF? Wah, ini bukan investasi—ini simulasi permainan catur regulasi yang dimainkan sama orang-orang yang nggak tahu bedanya antara blockchain dan batik. Kalo kamu ikut? Komentar dulu—atau beli kopi dulu?
China's Blockchain Boom: Policy Shifts and Market Realities One Month After the Politburo's Endorsement
Bayangkan kalau Politburo ngomong soal blockchain, langsung jadi tren kopi jalanan! Di Yunnan, blockchain buat lacak teh; di Guangdong, jadi infrastruktur pelabuhan. Paten naik ke angka 12.909 — artinya tiap orang di Jakarta sekarang punya 5 aplikasi blockchain sambil minum kopi! Yang nyata? Malah yang nggak jualin crypto… ini lebih mirip ritual spiritual daripada investasi. Kalo kamu masih beli token pakai duit asli? Coba deh cek dulu: apakah itu beneran teknologi atau cuma wayang malam di warung?
Why Web3 Jobs Are Dying — And Why Smart Graduates Are Walking Away
Web3 mati? Bukan mati, tapi kena sumpah serap! Lulusan cerdas jalan pergi bukan karena gaji kecil—tapi karena mereka lebih suka nulis Solidity daripada isi CV. Di Bogotá atau Manila? Malah lebih nyaman ngopi sambil debug blockchains. Yang cari kerja? Cuma yang masih percaya ‘proof of motion’, bukan ‘proof of degree’. Kalo kamu introvert dan punya otak… selamat! Kamu udah dapet jobnya—tanpa wawancara. 🤫☕ #Web3BukanLowGPA
Introdução pessoal
Saya Nisa, seorang analis pasar digital dari Surabaya yang percaya bahwa blockchain bukan sekadar spekulasi—tapi perjalanan filosofis menuju otonomi finansial. Saya menulis bukan untuk viral, tapi untuk mereka yang ingin memahami makna di balik angka-angka itu: siapa sebenarnya yang mengendalikan masa depan? Mari kita telusuri bersama—dengan tenang, tajam, dan tanpa hiperbola.



